Isim (Kata Benda) adalah kata yang menunjukkan kata benda, sesuai dengan artinya. Sementara benda adalah sesuatu yang tidak terikat waktu. Ada beberapa syarat sebuah kalimat (kata) bisa disebut isim, antara lain:
1. Didahului huruf Jar (مِنْ – إِلَى – عَنْ – عَلَى – فِي – رُبَّ – بِـ – كَا – لِـ)
contoh: (مِنَ الجامِعَةِ (مِنَ
kata(kalimah) الجامِعَةِ didahului مِنْ
2. Ada Tanwin
contoh: ضَرَبَ اللهُ مَثَلاً كَلِمَةً طَيِِّبَةً
kata (kalimah) طَيِِّبَةً ditanwinkan
3. Didahului Alim Lam ( ال)
contoh: المَلِكُ القُدُّوْسُ السَّلاَمُ
kata المَلِكُ didahului ( ال)
4.Terdapat kasroh atau kasrohtain
contoh: رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِالإِْسْلاَمِ دِيْنًا
kata بِاللهِ dan لإِْسْلاَمِ ada tanda kasrohnya
5. Idhofah (Penyadaran)
atau mudhof-mudhof ilaih adalah jika ada dua kata dan kata terakhir berakhiran kasroh
contoh: كِتَابُ مُحَمَّدٍ Kitabnya muhammad
دِيْنُ الإِسْلاَمِ Agama Islam
Semoga Bermanfaat ^_^